Skip to main content

Begini Kondisi Makam Lina Jubaedah Usai 100 Hari Kepergian Almarhum, Diterawang Mbak You Pancarkan Aura Tak Biasa

Tak terasa 100 hari telah terlewati semenjak meninggalnya mantan istri Sule, Lina Jubaedah.

Ya, seperti diketahui Lina Jubaedah menghembuskan napas terakhir pada 4 Januari 2020.

Kepergian Lina Jubaedah yang terasa mendadak ini pada akhirnya memunculkan polemik baru, terutama soal sosok suami barunya, Teddy.

Jenazah ibunda Rizky Febian ini bahkan sempat diautopsi demi menepis anggapan-anggapan miring soal kematiannya.

Diketahui, Lina meninggal karena adanya beberapa penyakit yang memicunya.

Tak sampai di situ, saat itu lokasi pemakamannya juga menjadi perdebatan di kalangan keluarga.

Mulanya, ia dimakamkan di makam keluarga Teddy di Jalan Sekelimus Utara, Kota Bandung, Jawa Barat.

Setelah autopsi, jenazah Lina Jubaedah dipindahkan ke Tempat Pemakaman Umum (TPU) Nagrog, Ujung Berung, Bandung.

Kematian Lina Jubaedah yang diliputi misteri tak ayal mengundang paranormal Mbak You untuk menyambangi makam Lina di Nagrog.

Dalam tayangan Rumpi edisi 4 Februari 2020 lalu, Mbak You menyebut jika aura di makam itu lebih terang dan damai.

"Lebih terang di sini (dari makam sebelumnya), lebih enak di sini, lebih mapan di ini.

Cuma namanya makam auranya pasti ada, seterang-terangnya makam pasti ada satu hal mistis itu ada," ujar Mbak You dalam tayangan di acara Rumpi.

"Semoga Teh Lina di sini damai, kasian yang ditinggal, juga kasihan yang meninggal juga," tambahnya.

Setelah 100 hari lebih kematian Lina, begini potret makamnya yang berbeda dengan makam di sekitarnya.

Hal tersebut terlihat dalam tayangan di kanal YouTube KH Infotainment (26/4/2020) saat Teddy mengunjungi makan Lina.

Teddy terlihat mendoakan istrinya dan sesekali mengelus batu nisan di makam Lina.

Dalam tayangan tersebut, terlihat makam Lina berbeda dengan sekitarnya.

Tampak di sekitar makamnya diberi paving block dan terlihat indah karena banyak bunga di atas pusaranya.

Makamnya pun makin indah dengan adanya dua bunga yang diletakkan dengan posisi berdiri.

Jika dilihat, potret makam Lina berbeda dengan makam di sekitarnya.

Makam di sekitarnya tampak ada yang tak terawat, bahkan ada paving block yang sudah berlumut.

Teddy pernah mengaku bahwa ia selalu datang ke makam sang istri setiap malam Jumat.

Teddy juga mengaku terus mengaji untuk almarhumah istrinya Lina Jubaedah setiap malam.
Comment Policy: Silahkan tuliskan komentar Anda yang sesuai dengan topik postingan halaman ini. Komentar yang berisi tautan tidak akan ditampilkan sebelum disetujui.
Buka Komentar
Tutup Komentar