Skip to main content

Tanggapan Mayangsari Ketika Dirinya Dijuluki Sebagai Pelakor Senior, Kini Blak-blakan Soal Masa Lalu


Sudah 20 tahun Mayangsari bersama Bambang Trihatmodjo.

Hingga kini rumah tangganya langgeng meski masih dicap miring oleh masyarakat sebagai perebut suami orang.

Di tahun 2006 silam, kisruh rumah tangga Bambang Trihatmodjo dan Halimah Agustina Kamil yang kala itu masih istri sahnya, ramai diberitakan.

Ada sosok ketiga dalam rumah tangganya kala itu, ialah penyanyi Mayangsari.


Saking ramainya pemberitaan Mayangsari jadi orang ketiga, ada momen ketika dua anak Bambang dan Halimah mendatangi rumah Mayang.

Kala itu, dua anak Bambang yakni Panji Trihatmodjo dan Gendis Trihatmodjo memecah kaca dan merusak pagar rumah Mayangsari.

Tak hanya itu, Panji dan Gendis bersama Ibunda mereka Halimah ditetapkan sebagai tersangka kasus pengeroyokan dan perusakan rumah milik Mayangsari yang berlokasi di Jalan Simprug Golf XV No. 36, Jakarta Selatan, dan diancam maksimal 5 tahun penjara.


Drama keluarga Bambang, Halimah dan Mayang bergulir selama beberapa tahun.

Hingga akhirnya Bambang dan Halimah resmi bercerai pada 16 Januari 2008.

Hubungan yang renggang antar keduanya, terutama sejak mereka pisah ranjang sejak tahun 2006, menjadi pertimbangan majelis hakim untuk mengabulkan gugatan cerai Bambang.

Bambang lalu memilih untuk melanjutkan pernikahannya bersama Mayangsari.

Disebutkan oleh Mayangsari kepada Maia Estianty, ia mengaku menjadi kekasih Bambang sejak tahun 1997.

Tiga tahun pacaran, Mayang dinikahi Bambang secara siri di tahun 2000.

Ya, kala itu Mayang berstatus istri kedua karena Bambang masih jadi suami sah Halimah.

"Aku menikah dengan mas Bambang itu 2000. Pacarannya itu sejak 3 tahun sebelumnya. Jadi aku pacaran 1997, nikah tahun 2000,"

"Punya anaknya 2005, terus menikah secara negara 2011, sampai sekarang. Alhamdulillah, lengkap dengan cerita hu hu hu," jelas Mayangsari kepada Maia.

Tanpa segan, Maia berani menanyakan seputar kisah masa lalu Mayangsari yang tak pernah diekspos ke publik.

"Berarti yang resminya baru 11 tahun ya. Gimana rasanya waktu itu sebelum disahkan secara negara gitu," tanya Maia.

"Kalau boleh memilih ya May, ini sih banyak yang menanyakan, kalau aku membuka cerita ini aku harus menjaga semua perasaan," ujar Mayang.

"Prinsipnya, tidak pernah aku rencanakan, tidak pernah aku mimpikan bahwa aku menikah dengan seseorang yang sudah ada keluarga,"

"Jadi kalau sekarang aku dianggap begini - begono, itu memang sudah konsekuensinya. Kalau aku menjelaskan, kesannya jadi pembelaan. Tapi orangtuaku tidak pernah mengajarkan. Jangan bilang itu khilaf atau takdir," beber Mayangsari.

Lebih lanjut, Ibu dari Khirani Siti Hartina Trihatmodjo ini mengimbau orang lain agar tak mencontoh perbuatannya.

Karena pernikahannya dengan Bambang Trihatmodjo, Mayangsari kerap disebut pelakor oleh netizen.

Bahkan ia kini mendapat julukan sebagai pelakor senior.

Terkait hal ini, Mayangsari memberikan reaksi bijak. 

Begini responsnya:

"Apapun yang akan aku lakukan, pasti akan dilihatnya dari sudut yang negatif. Padahal suatu hubungan tidak akan terjadi kalau enggak ada yang memulai,"

"Terus aku harus jelasin? Terus aku harus menceritakan terhadap penolakan? Terus aku harus jelasin yang sebetulnya adalah yang seperti ini, seperti itu? Kok kayaknya penting banget ya," papar Mayangsari.

"Kalau dipikir-pikir, aku memang diam. Tapi aku juga manusia biasa, punya keterbatasan. Aku enggak mau dikasihanin, menurut aku itu hak semua orang. Ngatain orang gratis, muji orang pun gratis,” lanjutnya.

“Aku sekarang melihatnya gini apa pun yang aku omongin, semua ada orang yang aku sayang, impact-nya adalah imbasnya ke orang yang kita sayang. Jadi aku lebih kepada gini diamnya aku adalah bentuk penghargaan aku terhadap orang-orang tersayang," pungkasnya.

Berikut video lengkapnya:

youtube image

(*)
Comment Policy: Silahkan tuliskan komentar Anda yang sesuai dengan topik postingan halaman ini. Komentar yang berisi tautan tidak akan ditampilkan sebelum disetujui.
Buka Komentar
Tutup Komentar