Skip to main content

10 Manfaat Kurma untuk Kesehatan saat Menjalani Puasa Ramadhan


Manfaat kurma bagi kesehatan sangatlah banyak. Kurma adalah buah dari pohon kurma yang tumbuh banyak di daerah tropis di dunia. Kurma menjadi salah satu buah populer di bulan Ramadhan selain timun suri dan blewah.

Dalam riset berjudul 'Sugar Profile, Volatile Compounds, Composition and Antioxidant Activity of Sukkari Date Palm Fruit' oleh peneliti Azhari Siddeeg, disebutkan bahwa daging kurma seperti kurma sukari mengandung gula tinggi dari jenis glukosa dan fruktosa, mineral K, Ca dan Mg serta komponen lain yang mudah menguap (volatile compound). Kurma sukari juga berpotensi memberikan perlindungan terhadap reaksi oksidasi.

Secara umum kurma kaya akan serat dan protein serta mengandung kalsium, magnesium, dan vitamin B6 yang baik untuk tubuh. Mengonsumsi kurma secara rutin terutama saat berbuka puasa bisa memberikan manfaat yang lebih.

Saat berbuka puasa dianjurkan untuk mengonsumsi kurma sekitar 2-3 butir per hari. Rasanya yang manis bisa membuat mengembalikan kadar gula darah yang turun setelah seharian berpuasa.

Berikut beberapa manfaat kurma untuk kesehatan:

1. Bergizi

Kurma memiliki profil nutrisi yang sangat baik. Karena dikeringkan, kandungan kalorinya lebih tinggi daripada kebanyakan buah segar lainnya. Kandungan kalori kurma mirip dengan buah kering lain seperti buah ara dan kismis.

Dilansir dalam Healthline, sebagian besar kalori dalam kurma berasal dari karbohidrat. Sisanya berasal dari jumlah protein yang sangat sedikit.

Dalam 100 gram kurma mengandung 277 kalori, 75 gram karbohidrat, 7 gram serat, dan 2 gram protein.

2. Tinggi Serat

Serat berperan penting untuk kesehatan pencernaan. Dalam 100 gram kurma mengandung 7 gram serat. Serat bisa membantu mencegah sembelit sehingga buang air besar bisa teratur.

Dalam sebuah penelitian, 21 orang yang mengonsumsi 7 kurma per hari selama 21 hari mengalami peningkatan frekuensi tinja dan mengalami peningkatan buang air besar yang signifikan dibandingkan dengan mereka yang tidak makan kurma.

Selain itu, serat dalam kurma juga bermanfaat untuk mengontrol gula darah. Serat memperlambat pencernaan dan dapat membantu mencegah kadar gula darah melonjak terlalu tinggi setelah makan.

Untuk alasan ini, kurma memiliki indeks glikemiks (GI) rendah yang mengukur seberapa cepat gula darah naik setelah mengonsumsi makanan tertentu.

3. Tinggi Antioksidan

Manfaat kurma bagi kesehatan salah satunya adalah karena tinggi antioksidan. Antioksidan dapat melindungi sel tubuh dari radikal bebas yang merupakan molekul tidak stabil yang dapat menyebabkan reaksi berbahaya di tubuh dan menyebabkan penyakit.

Dibandingkan dengan buah serupa seperti buah ara dan plum kering, kurma lebih banyak mengandung antioksidan. Ada tiga jenis antioksidan yang terkandung dalam buah kurma yaitu flavonoid, karotenoid dan asam fenolat yang dikenal karena sifatnya anti inflamasi dan dapat menurunkan risiko kanker.

4. Meningkatkan Kesehatan Otak

Makan kurma dapat membantu meningkatkan fungsi otak. Studi laboratorium telah menemukan bahwa kurma dapat menurunkan penanda inflamasi.

Selain itu, penelitian pada hewan menunjukkan bahwa kurma bermanfaat untuk mengurangi aktifitas protein beta amiloid yang dapat membentuk plak di otak.

Karena kandungan antioksidannya, kurma juga dapat membantu meningkatkan kesehatan otak.

5. Membuat Tubuh Lebih Berenergi

Mengonsumsi kurma secara teratur bisa mengembalikan energi pada tubuh. Selain itu kurma juga bermanfaat untuk membantu persalinan pada wanita hamil.

Makan kurma selama minggu-minggu kehamilan akhir dapat meningkatkan pelebaran mulut rahim sehingga mengurangi induksi persalinan.

Kurma juga mengandung tanin, yang merupakan senyawa yang telah terbukti membantu kontraksi. Kurma juga merupakan sumber gula alami dan kalori yang baik, yang diperlukan untuk mempertahankan energi selama persalinan.

Selain membantu persalinan, kurma muda dikabarkan dapat membuat wanita cepat hamil.

6. Pemanis Alami

Manfaat kurma adalah sebagai pemanis alami. Kurma adalah sumber fruktosa yang merupakan jenis gula alami yang ditemukan dalam buah. Kurma juga bisa menjadi pengganti gula putih karena nutrisi, serat dan antioksidan yang dikandungnya.

Cara terbaik untuk mengganti kurma dengan gula putih adalah dengan membuat pasta kurma. Kamu juga bisa mengombinasikan kurma dengan kacang-kacangan dan biji-bijian untuk membuat snack bar. Terlebih lagi, kamu dapat menggunakan kurma untuk mempermanis saus, seperti saus salad dan bumbu, atau mencampurnya menjadi smoothie dan oatmeal.

7. Memperkuat Tulang

Kurma mengandung beberapa mineral termasuk fosfor, kalium, kalsium dan magnesium. Semua ini telah dipelajari untuk potensinya dalam mencegah kerusakan tulang seperti osteoporosis.

8. Tinggi Zat Besi

Tak hanya mengandung serat dan kalsium, kurma juga mengandung zat besi yang sangat bermanfaat untuk penderita anemia. Seseorang yang menderita anemia akan mengalami kelelahan hingga sesak napas. Sehingga orang yang kekurangan zat besi bisa ditingkatkan dengan mengonsumsi kurma.

9. Menjaga Kesehatan Kulit

Vitamin C dan D yang ada di dalam kurma bekerja pada elastisitas kulit dan menjaga kulit tetap halus. Jika kamu mengalami masalah kulit, masukkan kurma ke dalam diet dan gunakan dalam jangka panjang. Minuman yang dibuat dengan campuran kurma bermanfaat sebagai anti penuaan dan mencegah penumpukan melanin di tubuh.

10. Menurunkan Kolesterol

Dikutip dalam NDTV, mengonsumsi kurma dalam jumlah yang tak berlebihan dapat membantu mengatur kadar kolesterol dan bahkan membantu penurunan berat badan. Buah kurma enak dikonsumsi utuh ataupun dibuat menjadi jus.

(*)
Comment Policy: Silahkan tuliskan komentar Anda yang sesuai dengan topik postingan halaman ini. Komentar yang berisi tautan tidak akan ditampilkan sebelum disetujui.
Buka Komentar
Tutup Komentar